Selamat Jalan M. Syist Turmuzi

syits

Sabtu, 2 Mei 2015 keluarga besar Almaa kehilangan penerus dakwah yang masih berusia muda 21 tahun itu. Ya, Mumammad Syits Turmuzi, yang tercatat sebagai salah satu alumni pondok pesantren Al-Hidayah Basmol angkatan 2011 dipanggil oleh yang Maha Kuasa setelah mengalami sakit infeksi lambung. Anak muda yang biasa dipanggil Syits oleh teman-temannya sewaktu jadi santri sempat dirawat di rumah sakit tapi ia tidak betah tinggal disana hingga minta dipulangkan di rumah. Mungkin itulah yang terbaik, sekembalinya ke rumah beberapa hari kemudian ia kembali dengan tenang untuk selamanya.

Syits, merupakan salah satu santri yang cerdas dan memiliki daya hafalan yang sangat cepat dan kuat. Maka tak heran selagi hafalan Jurumiyah dulu kelas 1 Mts dia termasuk yang terbaik dan hafalan Alfiyah Ibnu Malik termasuk yang paling banyak di banding teman-temannya yang lain. Seperti kata pepatah, ‘ Buah tak jatuh dari pohonnya’ ternyata Ustadz Umar Turmuzi ayahandanya ialah seorang penghafal al-Quran dan punya cita-cita mulia ingin membangun pesantren yang mencetak para fuqaha. Harapan sang ayah ke Syits cukup kuat agar sang anak menjadi penerus dakwahnya dan pemimpin pesantren yang hampir sebentar lagi selesai pembangunannya. Namun tetap saja manusia hanya sebatas merencanakan, Allah lebih tau dengan ketentuannya yang terbaik.

Ia juga sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester delapan. September 2015 tadinya ialah target ia diwisuda memakai toga kebanggaan dan Allah mewisudaknnya terlebih dahulu dengan cara yang lebih indah.

Syits termasuk orang yang mau mencoba sesuatu yang baru, salah satunya dunia blogging dan web site. Terinspirasi dari pamannya mantan anggota dewan di DPRD DKI Jakarta yang punya blog dan website membuat ia mau berpetualang di dunia tersebut. Dengan kecerdasan dan kenekatannya mencoba-coba membuat blog dan web site akhirnya bisa juga. Salah satu web site pribadinya yang masih aktif bisa klik disini www.muhammadsyits.com. Disitu ada salah satu tulisannya yang membahas tentang kematian yang bagus dijadikan sebagai bahan renungan.

Begitulah sekilas kabar alumni, semoga almarhum dijadikan kuburnya dengan taman-taman surga.

Selamat jalan santri sampai mati !!!

 

 

Advertisements

Posted on May 6, 2015, in Kabar Alumni and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: