Sejarah Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol

file055

Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol

file013

 

Gedung Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol Dua Lantai

Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol didirikan pada tahun 1983, diawali oleh keinginan para pelajar baik dari Ibtidaiyah  (SD), maupun dari tingkat Tsanawiyah (SLTP) banyak di antara mereka ingin memperdalam Ilmu-ilmu agama dengan kitab Salafiah ( kitab kuning ).

Maka untuk kesinambungan pendidikan tersebut dalam rangka mengisi pembangunan dalam bidang pendidikan mental spiritual, kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk ditampung dalam suatu Asrama guna melayani aspirasi mereka.

Karena kegiatan demi kegiatan pendidikan dari tahun ke tahun makin tumbuh dan berkembang dengan pesat dan ditambah dengan beberapa Mukimin yang telah selesai dengan studinya di luar negeri seperti Saudi Arabiah, Mesir, Libia dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia, maka kami adakan rapat/musyawarah dengan beberapa tokoh ulama untuk kiranya dapat menyediakan tempat untuk para anak didik seperti tertera pada di atas.

Diantara hasil musyawarah diputuskan untuk menyediakan asrama bagi siswa yang tinggalnya jauh dari sekolah/ Madrasah dan hasil musyawarah ini dilaporkan kepada ketua yayasan Al hidayah yakni KH Mas’ud dan KH Muhtar juga kepada pengurus Yayasan.

Dengan seizin Allah SWT hasil musyawarah ini mendapat dukungan dari masyarakat sekitarnya, sehingga selang beberapa bulan berdirilah tempat penginapan untuk putra saja, yaitu pada tahun 1988 – 1989. Pada tahun berikutnya kami mulai membangun asrama putri yang sebelumnya bagi putri tinggal/ditampung di rumah penduduk.

Dengan wakaf tanah yang diberikan Alm KH Mas’ud kami lanjutkan pembangunan meskipun dengan bantuan uang sekedarnya, maka terdapatlah bangunan sederhana untuk santri putri. Tepat awal tahun ajaran 1989 – 1990 santri putri sudah dapat mengikuti  Ta’lim pendidikan di asrama.

Dalam kondisi yang sederhana sedikit demi sedikit Pesantren Al-Hidayah mulai mengadakan  berbagai sarana dan fasilitas pendidikan yang diperlukan oleh para santri. Diantaranya penambahan ruang kamar santri secara permanen dua lantai.

Advertisements

Posted on June 1, 2015, in Jejak Sejarah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: