Blog Archives

Reuni Akbar dan Lebaran Santri

brosur ls

brosur lebaran santri

Seperti tahun yang lalu, Reuni Akbar dan Lebaran Santri kini hadir lagi untuk menjawab kerinduan. Kegiatan yang akan dijadikan tradisi tahunan di Al-Hidayah Basmol ini sudah menjadi menu wajib. Hal ini ditunjukkan dengan dibuatnya agenda Reuni Akbar dan Lebaran Santri langsung dari pihak Yayasan sebagai kesepakatan di kalender akademik.

Tentu saja tahun ini lebih special dari sebelumnya. Kenapa?

Karena tahun ini, guru kita KH. Ahmad Syarifuddin Abdul Ghoni, M. A akan memberikan sanad guru-gurunya yang bersambung sampai Nabi Muhammad SAW.  Beliau siap memberikan tanda tangan di lembar sanad untuk alumni, santri dan para asaatidz sebagai bukti validitas dan reliabilitas keabsahan sanad yang kita miliki nanti.

Trus, kami dari panitia insyaa Allah akan menyuguhkan Film Dokumenter Pesantren dan Biografi Masyayikh serta Asaatidz mengulang kenangan yang mungkin sempat hilang, memunculkan kembali memori lama yang akan membuat gelak tawa  dan tangis. Film tersebut dipersembahkan agar kita semakin menghargai, mengenal dan bangga atas jasa para guru yang telah memberikan ilmu-ilmunya dahulu.

Oh iya, belajar dari pengalaman tahun lalu. Ada yang mau kami tegaskan bahwa kegiatan Reuni Akbar dan Lebaran Santri ini bukan hanya milik santri dan alumni pesantren. Tapi ini milik Keluarga Besar Al-Hidayah Basmol. Reuni Akbar ialah essensi yang ditujukan kepada alumni Madrasah Tsanawiyah atau Aliyah. Lebaran Santri ditujukan kepada santri dan alumni yang sejatinya tetaplah menjadi santri. Bahkan siapa pun yang pernah belajar di Al-Hidayah Basmol meski hanya sehari, kami menyambut hangat untuk kedatangannya.

Bagi sahabat yang ingin berkontribusi untuk kegiatan ini dapat disalurkan melalui rekening 0398-01-011971-50-2 BRI PURI NIAGA atas nama Muhamad Nur.

Mari sukseskan Reuni Akbar dan Lebaran Santri Keluarga Besar Al-Hidayah Basmol!

 

 

Advertisements

Walimah Putri (alm) KH. Alawi M. Zein, M. A

IMG_20150724_230954

IMG_20150724_231004Assalamu’alaikum Wa rahmatullahi Wa barakatuh

Kami mewakili keluarga besar (alm) KH. Alawi M. Zein, M. A turut mengundang sahabat alumni Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol untuk menghadiri resepsi pernikahan putri beliau.

Najwa Alawi, SKM

dengan

Musayyib, S. Pd. I

Yang insyaa Allah akan dilaksanakan pada :

AKAD NIKAH

Minggu, 9 Agustus 2015 – 24 Syawal 1436 H

Jam : 08.00 WIB

Tempat : Di kediaman mempelai wanita (rumah alm KH. Alawi M. Zein, M. A)

Depan Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol

RESEPSI

Minggu, 9 Agustus 2015 – 24 Syawal 1436 H

Jam : 10.00 WIB s/d SELESAI

Tempat : Di kediaman mempelai wanita (rumah alm KH. Alawi M. Zein, M. A)

Depan Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol

Kami mewakili keluarga besar (alm) KH. Alawi Muhammad Zein, M. A mohon maaf bila dalam perihal undangan tak bisa langsung bersua mengingat banyaknya kesibukkan dan kekurangan.

Mohon untuk dikabarkan kepada sahabat alumni lainnya, karena berbagi kabar baik itu SEDEKAH yang insyaa Allah akan dibalas oleh Allah SWT.

Merupakan suatu kehormatan atas kehadirannya, mengawali kedatangan sahabat alumni nanti kami ucapkan ‘Syukran katsiran wa Jaazakumullah ahsanal Jaaza’

Hormat Kami :

Keluarga Besar (alm) KH. Alawi M. Zein, M. A

Keluarga Besar Alumni Ma’had Al-Hidayah Basmol

Wassalamu’alaikum Wa rahmatullah Wa barakatuh

Reuni Akbar dan Lebaran Santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol

Apa sih lebaran santri ?

Pertanyaan itu pasti terbersit di benak teman-teman alumni atau santri saat pertama kali membaca atau mendengar info tersebut, maklumlah ini merupakan acara baru yang ke depannya Insyaa Allah ingin dijadikan rutinitas tahunan di pesantren.

Seperti yang sudah kita ketahui, tradisi open house guru-guru kita di Basmol ialah hari Jum’at untuk menyambut alumni, santri, keluarga dan siapapun yang ingin halal bi halal kesana. Sudah dimaklumi tamu yang datang sangat membludak ketika itu, sehingga alumni atau santri terpaksa harus berbagi ruang dan waktu dengan rombongan lain jadinya tidak bisa ngobrol panjang lebar, foto bareng atau bercerita melepas kerinduan bersama para masyaikh, asatidz dan keluarganya.

Karena itulah terbersit ide lebaran santri ini sebagai langkah awal untuk menyatukan semua elemen Pondok Pesantren yang disetujui dan didukung penuh antusias oleh KH. Ahmad Syarifuddin Abdul Ghoni, M. A dan KH. Hisyam Hasyim Al-Burhani.

Lalu gimana dengan tradisi open house hari Jum’at ?

Masih ada, itu tak akan terhapus.

Bedanya lebaran santri ini KHUSUS para alumni dan santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol untuk silaturrahmi bersama, ngobrol bareng dan foto-foto dengan para masyaikh, asatidz dan keluarganya. Selain itu jadi ajang temu kangen sesama alumni dan mengenal santri-santri yang sekarang sedang belajar.

Jadi bila Jum’at mau datang, silakan saja tapi moment penting alumni atau santri di lebaran santri ini.

Sebagai pelengkapnya disertai dengan REUNI AKBAR untuk temu kangen lintas generasi alumni Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol.

Jadi siapapun yang pernah jadi santri di Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol bisa datang ke acara tersebut, tak peduli dia hanya mondok MTs atau MA saja, jadi santri hanya setengah tahun atau beberapa bulan. Selagi Anda pernah jadi santri di basmol, Anda ialah keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol.

Sebagai penyempurnanya pastikan ajak teman-teman angkatan Anda untuk meriahkan momentum istemewa ini.

Trus buat yang sudah berkeluarga gimana ?

Datang aja, ajak sanak keluarga ke pesantren, kan bisa sekalian minta doa dari para masyaikh dan asaatidz.

Lalu dikenakan biaya nggak ?

Nggak, ini GRATIS !!!

Jadi ini sudah sengaja diatur agar kebersamaan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol antar alumni, santri dengan para masyaikh, asaatidz dan keluarganya tetap berlanjut guna memajukan Pondok Pesantren ke depannya.

Jelas sudah kan ?

Untuk infonya lebih jelas bisa hubungi kontak dibawah ini :

Ahmad Baihaqi           : 081310132074

Islahul Ihsan                : 081288714148

Muhammad Nur          : 089652350047

Hafizuddin Razaq       : 081222210200

Ahsanul Bisri              : 082210189543

Membuat Sejarah Demi Sebuah Berkah

Buka Puasa Bersama dan Menjenguk Sang Guru

Ketika itu entah kenapa timbul di benak saya yang tanpa direncanakan unuk mengumpulkan angkatan ke IX (Sembilan) untuk membuat acara buka puasa bersama Sang Guru almaghfurlah almarhum KH. Alwi M. Zein, M. A allahu yarham. Yang ketika sedang mengalami sakit. Ternyata ide tersebut mendapat respon dari ketua HAMAS (Himpunan Alumni Ma’had Al-Hidayah Basmol) yang pada ketika masih dipimpin oleh saudara Mafruhin. Sekedar info HAMAS merupakan wadah alumni pondok pesantren Basmol yang cukup lama vakum. Katanya agar kegiatan tersebut dibuat secara lebih meluas ke angkatan lain. Akhirnya yang berdatangan bukan dari angkatan sembilan saja, mulai dari angkatan dua, empat, lima, enam sampai ke dua belas ikut berpartisipasi. Sampai kami sempatkan untuk membuat bingkisan pribadi khusus untuk Sang Guru.

Alhamdulillah pada waktu itu kami mengumpulkan penggalangan dana yang lumayan untuk bisa meringankan biaya pengobatan sang guru. Sungguh kebahagiaan yg tidak ternilai walaupun dengan jumlah yg tidak besar, namun kami merasa bangga hati karena Sang Guru dapat tersenyum.

Amanah dari Sang Guru

Disela-sela obrolan kami dengan Sang Guru di senja hari itu, masih terngiang di telinga saya bisikan Sang Guru,

” Perkumpulan harus dilegalkan bikin yang bisa almamater bangga memiliki kalian.”

Kata-kata itu seolah jadi tanda agar kami para alumni membuat sebuah wadah alumni secara serius.

Lalu beberapa saat kemudian keluarlah rombongan alumni ini dari kediaman Sang Guru. Ada yang langsung ke tempat Ustadz Baihaqi Zainudin, ada yang menyempatkan diri melihat-lihat pondok sambil bernostalgia bahkan diantaranya ada yang sempatkan diri untuk berfoto-foto yang akhirnya dilanjutkan berbuka puasa bersama di kediaman ustadz Baihaki Zainudin.

Sesaat setelah buka puasa obrolan di mulai kembali. Dengan wacana melanjutkan cita-cita Sang Guru dengan bentuk RAKER alumni pondok berskala besar-besaran mulai angkatan pertama hingga terakhir yang kami harapkan sepaling tidak mendapatkan perwakilan tiap angkatannya. Alhamdulillah hasilnya kami sepakat agar RAKER diadakan pada  18-19 Oktober 2014 di Villa Arumba seusai lebaran.

Puncak Jadi Saksi Pengabdian

Akhirnya pada hari tersebut, beberapa alumni ikut berpartisipasi untuk membentuk wadah alumni yang ke depannya mau dibawa kemana. Tibalah kami di Villa Arumba yang cukup memanjakan kami dengan pesonanya. Dan rapat pun dimulai puncak jadi saksi pengabdian kami.

Berubah Nama dan Logo

Dengan berbagai perdebatan dari masalah AD/ART hingga pemaparan program 2 tahun ke depan, kami begitu antusias demi memperjuangkan cita-cita Sang Guru almaghfurlah K.H.Alwie Zein. HAMAS sebagai wadah yang sudah ada dipertanyakan, apakah perlu diganti nama dan logonya sebagai tanda awal semangat baru untuk generasi baru yang lebih cerah. Akhirnya HAMAS diubah menjadi ALMAA, saya sendiri mengetahui komisi pembentukan nama dan logo organisasi, dengan berbagai macam pertimbangan, adanya niatan untuk megubah nama HAMAS menjadi ALMAA, di antaranya;

  • Ingin perkumpulan alumni lebih meluaskan namanya di nusantara, kalo menggunakan nama HAMAS pada masa itu agak ekstrim terdengar karena sering di sangkut pautkan dengan ormas di luar sana yang bersifat ekstrim, sehingga menyulitkan perkumpulan alumni kita untuk menembus dunia pemerintahan
  • Ingin mengubah nama HAMAS dengan nilai mensucikan itikad baik guru yang menjadi keinginan terakhir beliau dengan merealisasikannya menjadi sesuatu yang new (baru), diluar dampak siapapun
  • Masih banyak lagi alasan yang tidak dapat saya sampaikan pada artikel saya ini.

Lanjut ke Raker alumni dengan menghasilkan loga dengan nama yang baru sebagai berikut :cropped-almaa.jpeg

Demikian makna logo ALMAA Basmol :

  • LINGKARAN LIMA YANG MEMUCUK KELUAR menyimbolkan rukun islam menjadi dasar yang meluas keluar untuk mengikat para alumni bukan hanya di dalam organisasi, tapi kami harapkan perkumpulan alumni dapat berguna juga di luar perkumpulan.
  • PADI DAN KAPAS yang melambai ke dalam memiliki arti cita-cita kemakmuran dan kesejahtraan di segala bidang. Bukan padi=makan, kapas=kasur/bantal setelah makan lalu tidur.
  • KITAB KUNING agar semua anggotanya selalu menjadikan kitab untuk mengkaji segala hal bukan hanya mengandalkan otak dan perasaan saja, tetapi selalu menjadikan kitab atau buku suatu dasar landasan, pesan GURU “ Belajar sesuatu harus memiliki guru atau landasan dasar jangan belajar tanpa guru atau sendiri”.
  • KALAM DI ATAS KITAB selalu menjunjung tinggi tuntunan siapapun tanpa melihat usia siapapun mereka yang membimbing/mengajar diatas ilmu yang kita kuasai,

Nama ALMAA yang di rangkai dari dasar kata AL= Alumni M= Ma’had/Pondok pesantren A= Al-Hidayah A= bAsmol sendiri menjadi perdebatan sengit dari komisi lain, yang akhirnya mnjadapat keputusan untuk di setujui dengan makana ALMAA dari asal kata Maun air, dengan harapan perkumpulan ini dapat mengalir kemana saja seperti air dan dapat menjadi kebutuhan yang penting bagi anggota dan masyarakat luas nanti.
Demikian sedikitnya pemaparan yang singkat ini yang dapat saya berikan untuk kepentingan kita semua, semoga menjadi dasar perjuangan kita nantinya , membuat kita ingat siapakah kita dahulu sebelum mengenal Ma’had kita dan siapa kita sekarang setelah keluar dari Pondok Pesantren AL-Hdayah Basmol. Betapa berjasa almamater kita dalam kelangsungan hidup kita.
Semoga menjadi bahan renungan kita semua. Betapa berharga dunia pendidikan pesantren bagi kita sehingga membuat kita menjadi sekarang seperti ini.

Salam

Ditulis oleh Bang Toha